Simak Keuntungan Membeli Rumah Menggunakan KPR Syariah

Kredit perumahan atau yang sering disebut dengan KPR kini menjadi cara favorit yang dipilih oleh masyarakat. Skema KPR secara syariah memiliki keunggulan yang cukup menarik dan memudahkan proses transaksi seperti jumlah cicilan yang tetap hingga uang muka yang relatif lebih rendah. Jika anda sedang merencanakan untuk membeli rumah maka simak terlebih dahulu keuntungan menggunakan KPR Syariah berikut.

Keuntungan Menggunakan KPR Secara Syariah

Keuntungan menggunakan kpr syariah

1. Jumlah Cicilan yang Tetap

Ketika membeli rumah dengan cara kredit tentu ada sebuah cicilan yang harus dibayar perbulannya. Umumnya dalam KPR secara konvensional akan ada bunga di setiap cicilan perbulannya. Tentu hal ini lah yang cukup memberatkan para nasabah oleh karena itu banyak yang beralih dan memilih menggunakan KPR secara syariah.
Dalam KPR berbasis syariah tentu mereka memiliki sistem yang berkaitan dengan kaidah Islam. Salah satu sistemnya adalah dengan tidak memberikan bunga pada cicilan perbulan. Sehingga harga cicilan dari satu waktu ke waktu lainnya akan tetap sama hingga rumah yang dibeli tersebut lunas.

Ada beberapa bank di Indonesia yang menawarkan KPR syariah namun anda tetap harus berhati hati. Hal ini karena dari beberapa bank tersebut ada yang menawarkan produk KPR secara syariah namun dengan sistem bunga campuran. Artinya pada tahun pertama akan memiliki cicilan yang tetap namun akan mengalami peningkatan pada tahun berikutnya hingga selesai jangka waktu cicilan.

2. Tidak Mengenal Value of Money

Umumnya jika seseorang melunasi cicilan sebelum waktu yang telah di tentukan akan ada sebuah penalti atau denda yang harus dibayar. Namun bagi pengguna KPR berbasis syariah tidak perlu mengkhawatirkan masalah tersebut. Pasalnya KPR berbasis syariah tidak akan memberikan penalti apapun kepada nasabah atau debitur perihal pelunasan di awal.

Dengan demikian proses transaksi rumah dapat lebih memudahkan para konsumen. Hal ini karena anda tidak perlu terbebani dengan biaya penalti ketika ingin melunasi di awal periode cicilan. Namun jika anda ingin membayar seluruh cicilan sebelum waktu yang telah ditentukan maka hendaknya melunasi margin sesuai dengan kesepakatan pada akad awal KPR syariah.

3. Uang Muka yang Ringan

Jika dibandingkan dengan KPR konvensional maka uang muka KPR berbasis syariah akan jauh lebih ringan. Bagaimana tidak perbedaan KPR secara syariah dengan KPR konvensional mencapai 10 %. Tentu perbedaan tersebut sangat mempengaruhi nominal yang akan anda keluarkan.

KPR secara syariah memang tidak memberikan bunga kenaikan cicilan hingga denda. Namun KPR secara syariah akan mengambil margin keuntungan dari harga jual yang dibeli meskipun begitu harga muka yang ditetapkan para KPR berbasis syariah ini masih tergolong lebih murah daripada KPR konvensional.

4. Tidak Menetapkan Compound Interest

Pada perhitungan margin yang ditetapkan oleh KPR syariah tidak akan ada compount interest atau bunga berganda. Sehingga berapapun penetapan margin maka hanya nominal itulah yang perlu dibayarkan. KPR secara syariah tidak akan menetapkan bunga apapun tentu hal ini sangat memudahkan para nasabah.

Perlu kamu tahu compount Interest atau bunga berganda adalah bunga yang dihitung pada jumlah pinjaman pokok yang ditambah dengan bunga sebelumnya. Sedangkan pada KPR berbasis syariah tidak ada bunga pada angsuran begitu pula dengan bunga pinjaman. Sehingga KPR secara syariah tidak ada yang namanya bunga berganda dalam sistem operasionalnya.

Dalam hal transaksi jual-beli rumah tentu konsumen wajib mengetahui seluk belum sistem transaksinya. Apalagi jika anda memilih menggunakan skema kredit tentu anda harus mempersiapkan perencanaan kedepan untuk membayar setiap cicilannya. Saat ini masyarakat lebih menggemari KPR berbasis syariah karena dinilai lebih jelas dan mudah. Melihat keunggulannya tersebut apakah anda juga akan memilih KPR berbasis syariah ini ?