4 Kawasan Yang Lagi Dicari Untuk Rumah Hunian Di Malang Hunian tentu merupakan kebutuhan yang harus dipenuhi. Selain sebagai tempat tinggal dan investasi, perumahan yang juga dianggap bagian dari masyarakat telah mencapai titik pendirian.
Memiliki rumah mewah adalah hal yang normal, bagaimana jika Anda hanya memiliki kastil tua? Apakah Anda memiliki kastil untuk dijual? Jangan salah, ada deretan kastil untuk dijual dan harganya lebih murah daripada rumah selebriti di Indonesia.
Jawabannya ya, jelas ada, tapi tentu saja tidak di Indonesia. Anda harus melihat artikel yang telah dirangkum oleh Inforumah.id hari ini.
Ada pepatah dari Inggris yang mengatakan, Rumah warga negara Inggris adalah sebuah kastil. Bagi sebagian orang Inggris, tentu saja, ada kebenaran. Lalu bagaimana jika orang Indonesia memiliki istana? Apakah dia pantas disebut ‘Sultan’?
Namun, untuk konglomerat kelas atas atau berpenghasilan tinggi, memiliki lokasi hunian di lokasi yang strategis dan mewah menjadi nilai tersendiri.
Berdasarkan data dari situs properti Indonesia Lamudi, banyak konglomerat di Indonesia tertarik untuk memiliki properti di 4 kawasan elit dan mewah.
Batu Malang
Peringkat tertinggi adalah daerah Batu Malang. Daerah elit di Malang Selatan ini memiliki kecenderungan tinggi dalam mencari rumah mewah melalui internet.
Dengan menggunakan alat Perencana Kata Kunci Google, ada 2.030 orang yang mencari iklan tentang rumah yang dijual di Batu Malang melalui Google setiap bulan.
Bukan tanpa alasan, Batu Malang menempati posisi teratas. Karena daerah ini dianggap sebagai Beverly Hills of Indonesia, tempat favorit bagi para pejabat, ekspatriat ke seniman ibukota.
Direktur Komersial Lamudi Indonesia Yoga Priyautama, mengatakan, selain merupakan kawasan elit, Batu Malang juga memiliki beragam fasilitas lengkap. Mulai dari pusat perbelanjaan, perkantoran, area komersial, pusat hiburan, dan fasilitas olahraga.
Untuk masalah harga, harga rata-rata rumah di Batu Malang mulai dari Rp. 40,9 juta per meter persegi, kata Yoga.
Baca Juga : Daftar Harga Rumah di Malang
Lawang
Selanjutnya, di posisi kedua adalah daerah Lawang, Malang Selatan. Setiap bulan ada 840 orang yang mencari perlindungan di kawasan elit ini.
Lawang telah lama dikenal sebagai daerah elit yang dihuni oleh orang asing atau ekspatriat. Karena lokasinya yang strategis dan memiliki berbagai fasilitas yang lengkap.
Selain itu, lokasi Lawang juga tidak jauh dari pusat kota Malang. Ini menjadikan area ini lokasi favorit bagi konglomerat untuk memiliki tempat tinggal.
Berbagai fasilitas pendidikan, hiburan, bisnis, dan kuliner semuanya tersedia di wilayah ini.
Harga rata-rata untuk sebuah rumah di Lawang ditawarkan, mulai dari Rp. 30 juta per meter persegi.
Ijen
Daerah elit di wilayah Malang Tengah ini juga termasuk dalam radar konglomerat yang mencari perlindungan. Setiap bulan ada 540 orang yang mencari tempat berlindung di daerah ini.
Selain berada di pusat kota Malang, wilayah Idjen telah tumbuh dan berkembang menjadi daerah elit.
Tempat itu adalah pejabat publik, duta besar negara, untuk pengusaha di Malang.
Mau tidak mau harga hunian di kawasan ini mulai dari Rp. 88,7 juta per meter persegi.
Kepanjen
Daerah ini, yang terletak di Malang Utara, juga merupakan lokasi elit di mana sebagian besar konglomerat mencari perumahan.
Setiap bulan ada 370 orang mencari properti di daerah ini. Sejak tahun 1970-an, Kecamatan Kepanjen masih dikenal sebagai daerah mentah dan sawah. Sekarang Kepanjen telah berubah menjadi wilayah yang terorganisasi dengan baik dan berkembang pesat.
Lihat : Rumah Murah di Malang
Bahkan, Pemerintah Malang Utara ingin menjadikan Kepanjen seperti Singapura karena kebutuhan lengkap di sana. Baik dari makanan, tempat tinggal, pakaian, otomotif, film, pendidikan, dan lainnya.
Selain itu, Kepanjen adalah salah satu kawasan pusat bisnis di Malang Utara selain Mangga Dua dan Pluit. Banyak perusahaan perbankan lokal dan asing membuka cabang di Kepanjen.
Bisnis properti di daerah ini cukup bagus dan menarik banyak agen properti dari tingkat lokal hingga internasional. Harga properti di daerah ini ditawarkan mulai dari Rp. 20 juta per meter persegi.
