Rumah merupakan sebuah aset penting serta kebutuhan pokok dari masyarakat. Melihat banyaknya permintaan terhadap rumah tak heran jika harga rumah terus melonjak dari tahun ke tahun. Peningkatan harga ini dapat dimanfaatkan dengan melakukan investasi. Namun apakah anda sudah tahu langkah apa yang harus dilakukan ketika berinvestasi rumah? Yuk langsung saja kita simak ulasannya berikut.
1. Perhatikan Lokasi Rumah
Dalam bisnis jual beli rumah lokasi adalah salah satu yang sangat penting dan perlu kita perhatikan. Apabila anda ingin berinvestasi properti hunian maka pilihlah tempat tinggal yang sekiranya akan dihuni oleh end user. Customer End User adalah pasangan muda atau generasi milenial yang belum memiliki rumah.
Umumnya pembeli yang merupakan end user akan tinggal lama bahkan bisa saja mengajak teman maupun keluarga untuk membeli tempat tinggal di lokasi yang sama. Sehingga apabila anda memiliki investasi pada lokasi yang strategis secara tidak langsung customer end user dapat tertarik untuk menempati rumah investasi anda.
2. Berikan Fasilitas yang Memadai
Selain lokasi hal yang perlu anda perhatikan adalah fasilitas rumahnya. Beberapa fasilitas dalam rumah juga sangat penting untuk diperhatikan hal ini karena setiap orang pasti memilih rumah dengan fasilitas lengkap. Oleh karena itu pilihlah investasi rumah yang dekat dengan fasilitas pendidikan atau akses transportasi.
Fasilitas yang lengkap juga memberikan peluang untuk mendapatkan customer dengan cepat. Dengan fasilitas yang lengkap sudah pasti memberikan kemudahan kepada customer untuk mencapai tempat-tempat penting. Pastikan pula letak rumah sangat mudah untuk dijangkau sehingga semakin menarik minat customer.
3. Perisiapkan Modal Untuk Uang Muka
Setelah menemukan rumah yang sesuai dengan keinginan maka saatnya anda mempersiapkan uang untuk DP atau uang mukanya. Apabila anda mampu membayar uang muka sedikit lebih besar dari minimal pembayaran maka jumlah cicilah perbulannya dapat menjadi semakin rendah. Oleh karena itu disiplinkan diri untuk menabung agar cepat mencapai nominal uang muka yang diperlukan.
Perlu anda ketahui saat ini minimal uang muka yang harus dibayar setiap rumah adalah 10 % hingga 20% dari harga jual. Maka hitunglah harga rumah yang ingin dibeli dan ambil sekitar 10 hingga 20%nya untuk pembayaran uang muka. Anda bisa menggunakan KPR syariah untuk menghindari adanya bunga pada setiap cicilan perbulannya.
Baca Juga : Pentingnya Investasi Rumah Bagi Kaum Muda
4. Pastikan Telah Menerma Asuransi
Ketika ingin berinvestasi rumah dengan cara menjual atau mengontrakkan rumah tersebut kepada orang lain maka dibutuhkan sebuah jaminan. Jaminan ini untuk mengalihkan risiko kerugian yang disebabkan oleh pihak ketiga atau yang membahayakan pihak ketiga akibat dari rumah investasi anda.
Beberapa risiko yang dapat terjadi adalah kebakaran gempa bumi longsor dan bencara lain sebagainya. Dengan adanya asuransi maka membuat anda sebagai pemilik investasi pun menjadi lebih tenang. Sebab anda dapat melakukan klaim apabila terjadi sesuatu yang menyebabkan kerusakan kepada rumah investasi anda.
Oleh karena itu ketika anda memulai investasi rumah maka pastikan untuk mengurus asuransinya. Tentunya dengan asuransi tersebut bisa meringankan beban anda sebagai pemilik rumah apabila sewaktu waktu terjadi sebuah hal yang tidak diinginkan. Dengan asuransi maka anda pun bisa terhindar dari segala risiko yang berkaitand engan rumah investasi.
Saat ini investasi rumah adalah bentuk yang dapat menjamin kehidupan anda di masa depan artinya anda tidak perlu repot untuk bekerja keras sedangkan uang akan terus mengalir. Apabila anda ingin melakukan investasi properti maka perhatikan beberapa hal tersebut untuk proses investasi menjadi lebih lancar.
